Tampilkan postingan dengan label faith. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label faith. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Januari 2011

Makan simalakama

Disaat Dita dan Sisy lagi ngobrol di ym, mereka selalu membicarakan beberapa hal yang cukup pribadi. Diantaranya kehidupan Dita.

Dita: gw lagi bingung deh, kenapa ya gw ngerasa bodoh dalam cinta.

Sisy: kenapa lagi? emang lo masih mikirin cowok yang tahun lalu itu.. Ehm.. namanya Hary ya?

Dita: iya, entah kenapa gw mikir dia masih mikirin gw. Meskipun gw tau kayanya dia membuat dirinya sendiri suka ama cewek lain, tapi disudut lain gw tau dia gak pernah jalan ama cewe lain selain gw

Sisy: gw juga bingung sih, secara kalian berdua kaya musuhan tapi masih memendam rasa juga

Dita: huff, gw ini cewek. Dan gw gak mau nyapa dia terus-terusan, membuat dia merasa terganggu. Plus yang lebih parah berpikiran gw cewek yang desperate. Bukannya gw lebay, kalo gw mau dari tahun lalu, gw bisa punya pacar dengan mudah. Ada aja cowok yang deketin gw. Tapi entah kenapa gw membiarkan diri gw menjomblo hanya gara-gara dia. Enggak banget deh kalo ada yang berpikiran gw desperate.

Sisy: menurut gw kebanyakan dari cowok emang sering mikir cewek yang ngejar-ngejar mereka itu kaya orang putus asa, kaya anak kehilangan mata.

Dita: eh kok kehilangan mata sih?

Sisy: haha ya iya, lo pikir aja kenapa harus desperate coba. Di sekeliling lo masih banyak cowok yang jauh lebih baik. Jauh lebih ganteng. Penting gitu lo desperate segala?

Dita: Hemp... bener juga sih, tapi ya entah kenapa gw masih butuh waktu untuk menjauh dari lelaki.

Sisy: Its okay, semua orang punya waktu yang berbeda-beda. Gak mungkin lo dalam sehari ngelupain dia. Follow your heart, because if you always trust your mind, you'll always act on logic, and logic doesn't always lead to happiness.

Dita: thx sisy, I'm not single, and I'm not taken. I'm simply on reserve for the one who deserves my heart. Cause they say good things take time.

Rabu, 26 Januari 2011

Rumput dan tanah

Tanah : Pohon, dulu aku sering banget menginginkan sesuatu. Misalnya menginginkan bunga yang bagus keliatannya. dan ingin bunga itu tetap menghiasiku.

Pohon : Oh itu wajar menurutku, kadang aku juga pengen ada bungan yang menetap disekitarku.

Tanah : Ya, ternyata kamu juga pernah berpikir tentang bunga yang bagus itu ya. Beberapa hari yang lalu aku memohon kepada Dia, untuk memberikanku teman ketika mungkin aku sendirian. aku pengen bunga mawar atau bunga lily. Karna sepertinya mereka cantik.

Pohon : lalu?

Tanah : ajaibnya, Dia mengabulkan doaku. Tadinya aku berpikir seperti itu, tapi aku malah menolak kehadiran bunga mawar atau lily disampingku. Bukan karna aku tidak menginginkannya

Pohon : kalau aku jadi kamu, akan aku terima. Lantas kenapa kamu menolak kedua bunga itu tumbuh disampingmu?

Tanah: Setelah aku pikir-pikir aku tidak pernah tahu bagaimana wujud bunga mawar yang asli, atau bunga lily yang asli. Aku hanya mendengar kata orang bahwa bunga mawar itu warnanya merah, bunga lily warnanya putih. Tapi aku tidak tahu apa ciri-ciri spesifiknya. Selain itu aku takut tidak bisa menjaga bunga mawar itu tumbuh di sini.

Pohon : Bagaimana kamu tahu bahwa kamu tidak bisa menjaganya jika kamu tidak mencobanya?

Tanah : Aku sudah pernah mencobanya, tapi ternyata gagal. Dan butuh waktu beberapa lama untuk memperbaiki diriku agar bisa kembali ke hari-hariku semula

Pohon : mungkin, kamu butuh mencoba sampai berhasil. Bukan hanya sampai terluka lagi tanah, tapi sampai kamu bisa tahu mana yang mawar asli, atau mana yang lily asli


Kadang jatuh itu bukan untuk mematahkan tulang kita, tapi untuk membuat kita tahu bagaimana cara berjalan atau bahkan berlari tanpa harus terjatuh. Ketika jatuh, jangan kapok atau takut untuk berlari. Ketakutan tidak akan membuat anda bertambah kuat. Itu hanya akan membuat anda semakin lemah.
Pelajari orang-orang disekitar anda, hingga ketika anda berjalan bersama mereka, anda bisa membuat mereka nyaman. Tapi, jika anda sudah berusaha dengan sebaik mungkin dan kenyataannya mereka tidak membuat anda nyaman.. ini hanya masalah waktu. Karna Tuhan sudah menyiapkan rencana terbaik. Keep faith.